Hari ini aku nonton acara Snapped, Snapped adalah cerita-cerita kejadian nyata kriminal, yang dibahas kejadiannya sampe kepada perdebatan di court antar laywer dan hukuman penaltynya. Aku sih demen nonton ini, tapi kadang serem aja kalo ngeliat kejadian-kejadian yang menakutkan. Salah satunya adalah pelecehan sexual.
Udah lama sih pingin ngebahas hal ini, tapi masih mikir-mikir. tapi kebetulan hari ini nonton, jadi pingin cerita sedikit. Ini adalah kejadian nyata, Seorang Ibu memiliki 3 anak perempuan, dan anak keduanya yang mulai menginjak remaja, tau-tau mulai sedikit aneh, nakal di sekolah dan sbgnya, lalu si ibu curiga, kok tumben anaknya berubah drastis. lalu si ibu bertanya "is something bothered you?" setelah ditanya sampai 3 kali, sang anak baru mau bercerita, kalau ternyata cousinnya, alias sepupunya sendiri, anak dari kakaknya si ibu ini, udah melakukan pelecehan seksual terhadap dia. lalu sang ibu langsung ke rumah cousinnya itu dan bertanya kepada sang ayah alias unclenya si anak perempuan ini, sang ayah terlihat tidak terkejut sama sekali. lalu sang ibu menelepon kakak kandungnya yang dimana mereka sudah bercerai, kakaknya ibu ini, cuman bilang oh i'm so sorry, so sorry.
Tapi kemudian pada suatu hari sang anak teriak-teriak dari tidurnya, sang ibu kembali bertanya kepada sang anak yg mulai tumbuh remaja, apakah ada lagi yg mau diceritakan yang masih belum dia ceritakan, dia bilang bahwa "unclenya juga memperkosa dia, yaitu bapak dari si anak yang juga melecehkan dia, alias kakak iparnya si ibu, sorry yah kalo rada ngejelimet tulisannya, anyway
Si ibu langsung ke tempat kerja suami kakaknya tersebut untuk meng-comfront suami kakaknya itu, lalu sang kakak ipar cuman bilang "so, what are you gonna do about it?" artinya terus lo skrg mau ngapain? sambil cengengesan, lalu sang ibu yang kesel bgt ngerasa kakak iparnya ga merasa bersalah, bahkan cengengesan, langsung mengeluarkan pistol dari tasnya dan menembak si kakak iparnya ini sebanyak 8 kali. dia bahkan sempat me-reload pistolnya.
Lalu berjam-jam kemudian, si ibu melapor ke kepolisian, bahwa ialah yang menembak sang pria tersebut, dan diceritakannya lah asal muasal kenapa dia sampe menembak, dia pertamanya ga ada tujuan mau menembak, tapi karna pas di comfront, si pria cengengesan dan bilang trus lo mau ngapain skrg? dia jadi ngerasa, gila yah nih org ga ngerasa bersalah sama sekali. jadi dia langsung kesel dan out of mind.
Nah setelah berbulan-bulan, tetap harus ada pengadilan yang menentukan apakah si ibu tetap bersalah atau tidak dan berapa lama dia akan menetap di penjara, dan biasanya first degree murder itu life in sentece, alias seumur hidup di penjara, bahkan di beberapa state memperbolehkan death penalty, alias langsung ditembak mati. Di dalam court tersebut, tidak ada argument bahwa ia menembak atau tidak, karena memang si ibu mengakui dia memang menembak tapi yg menjadi argumentasi antara kedua pihak lawyer adalah apakah si ibu emang punya tujuan mau membunuh dengan sengaja ke kantor atau emang ga sadar gitu karena kesel bgt.
Si ibu bilang bahwa ia ga punya maksud untuk membunuh, tapi karena respondnya begitu, alias ngerasa ga bersalah, cengengesan, dia jadi ngerasa orang ini bener-bener jahat. Trus ditanya jg kesaksian dari sang anak, dan dia menceritakan terus terang pada saat dia berumur 9 tahun, sang paman memang menyuruhnya untuk mencopot baju dan celananya, dan memperkosanya dan kejadian itu lebih dari 1 kali.
Dan Tuhan itu emang adil, hasilnya adalah si ibu dinyatakan NOT GUILTY. tapi tetap kena 4 tahun penjara dengan second degree murder. soalnya dia emang tetap membunuh, tapi mereka tetap puas banget, karena ga seumur hidup alias first degree murder.
Yang mau aku sampaikan disini adalah di America, maupun dimanapun kejadian seperti ini banyakkk bangettt, ini bukan pertama kali aku membaca mendengar atau menonton di televisi soal pelecehan seksual, apalagi disini dibuka abis-abisan dibahas critanya, dan dipanggil orang-orangnya untuk menceritakan di TV kejadiannya, pelecehan ini terjadi terutama pada anak-anak kecil sampai remaja, dari umur 3 tahun - 20 tahun, tapi sang anak selalu tidak berani berterus terang karena diancam ini itu, diancam seluruh keluarga akan dibunuh dan sebagainya.
Aku sendiri waktu di SMP, memiliki guru yang genit bgt, suka megangin anak-anak perempuan di sekolah, untungnya sang guru ga berani berbuat lebih, hanya berani memegang. tapi pada saat itu karena emang aku ga pernah dikasih tau orang tua, atau Indonesia mungkin memang tidak terlalu banyak kejadian yg bener2 diperlihatkan di media. jadi aku yah diam aja gitu, hanya cuman bisa lari, atau menghindar dari guru tersebut, nah ini dia letak kesalahannya.
Sebenernya I'm quite lucky walaupun orang tua ga pernah kasih tau kalo ada yg buat macem2, harus bilang, dsbgnya, untungnya sekelilingku ga ada yg berbuat lebih dari itu. padahal orang tua ga pernah menghimbau, ini dia yang bahaya.
Makanya aku pingin bgt nanti pas anakku uda mulai masuk sekolah, walaupun sekolah dasar, aku akan bilang kalau siapapun itu kalo emang berani melakukan pelecehan, walaupun itu guru kamu, atau orang lain, harus berani bilang sebelum berlanjut terus menerus. di TVpun dikasih tau, dari sejak sang anak umur 3 tahun udah harus dikasih tahu, siapapun ga boleh ada yg megang daerah private kita, walaupun itu guru kita. disini jg banyak kejadian guru ditangkap polisi, aduh sampe tahun 2008 gini masih ada aja di NEWS seremmm bgt deh.
Yah intinya sih aku cuman mau bilang, siapapun kamu yang membaca ini, kalau ada orang yang berani melecehkan kamu, mau itu pelecehan seksual, atau pemukulan2 oleh pasangan atau pacar, harus segera kasih tau ke orang terdekat, walaupun kamu diancam ini itu, ga usah takut, karena banyak bgt kejadian karena takut, atau ga ngerti karena terlalu kecil, dan orang tua ga pernah menghimbau ke si anak, jadi kejadiannya terus berlanjut. jadi memang sebaiknya untuk memberi tahu ke anak kita, adik kita, atau misalnya itu amit-amit menimpa diri sendiri langsung aja lapor ke polisi atau paling tidak lapor ke orang terdekat kita.
Jangan takut untuk melapor hal-hal seperti ini dan jangan lupa HARUS DAN PENTING UNTUK MENGHIMBAU adik, anak, dan orang-orang yang umurnya dibawah kita untuk selalu berani untuk berbicara ke orang terdekat kalau ada yang melakukan pelecehan seksual ataupun pemukulan kekerasan oleh pasangan.
DON'T SCARE of this type of animal-human or half animal-half human.
Embun Pagi
Udah lama sih pingin ngebahas hal ini, tapi masih mikir-mikir. tapi kebetulan hari ini nonton, jadi pingin cerita sedikit. Ini adalah kejadian nyata, Seorang Ibu memiliki 3 anak perempuan, dan anak keduanya yang mulai menginjak remaja, tau-tau mulai sedikit aneh, nakal di sekolah dan sbgnya, lalu si ibu curiga, kok tumben anaknya berubah drastis. lalu si ibu bertanya "is something bothered you?" setelah ditanya sampai 3 kali, sang anak baru mau bercerita, kalau ternyata cousinnya, alias sepupunya sendiri, anak dari kakaknya si ibu ini, udah melakukan pelecehan seksual terhadap dia. lalu sang ibu langsung ke rumah cousinnya itu dan bertanya kepada sang ayah alias unclenya si anak perempuan ini, sang ayah terlihat tidak terkejut sama sekali. lalu sang ibu menelepon kakak kandungnya yang dimana mereka sudah bercerai, kakaknya ibu ini, cuman bilang oh i'm so sorry, so sorry.
Tapi kemudian pada suatu hari sang anak teriak-teriak dari tidurnya, sang ibu kembali bertanya kepada sang anak yg mulai tumbuh remaja, apakah ada lagi yg mau diceritakan yang masih belum dia ceritakan, dia bilang bahwa "unclenya juga memperkosa dia, yaitu bapak dari si anak yang juga melecehkan dia, alias kakak iparnya si ibu, sorry yah kalo rada ngejelimet tulisannya, anyway
Si ibu langsung ke tempat kerja suami kakaknya tersebut untuk meng-comfront suami kakaknya itu, lalu sang kakak ipar cuman bilang "so, what are you gonna do about it?" artinya terus lo skrg mau ngapain? sambil cengengesan, lalu sang ibu yang kesel bgt ngerasa kakak iparnya ga merasa bersalah, bahkan cengengesan, langsung mengeluarkan pistol dari tasnya dan menembak si kakak iparnya ini sebanyak 8 kali. dia bahkan sempat me-reload pistolnya.
Lalu berjam-jam kemudian, si ibu melapor ke kepolisian, bahwa ialah yang menembak sang pria tersebut, dan diceritakannya lah asal muasal kenapa dia sampe menembak, dia pertamanya ga ada tujuan mau menembak, tapi karna pas di comfront, si pria cengengesan dan bilang trus lo mau ngapain skrg? dia jadi ngerasa, gila yah nih org ga ngerasa bersalah sama sekali. jadi dia langsung kesel dan out of mind.
Nah setelah berbulan-bulan, tetap harus ada pengadilan yang menentukan apakah si ibu tetap bersalah atau tidak dan berapa lama dia akan menetap di penjara, dan biasanya first degree murder itu life in sentece, alias seumur hidup di penjara, bahkan di beberapa state memperbolehkan death penalty, alias langsung ditembak mati. Di dalam court tersebut, tidak ada argument bahwa ia menembak atau tidak, karena memang si ibu mengakui dia memang menembak tapi yg menjadi argumentasi antara kedua pihak lawyer adalah apakah si ibu emang punya tujuan mau membunuh dengan sengaja ke kantor atau emang ga sadar gitu karena kesel bgt.
Si ibu bilang bahwa ia ga punya maksud untuk membunuh, tapi karena respondnya begitu, alias ngerasa ga bersalah, cengengesan, dia jadi ngerasa orang ini bener-bener jahat. Trus ditanya jg kesaksian dari sang anak, dan dia menceritakan terus terang pada saat dia berumur 9 tahun, sang paman memang menyuruhnya untuk mencopot baju dan celananya, dan memperkosanya dan kejadian itu lebih dari 1 kali.
Dan Tuhan itu emang adil, hasilnya adalah si ibu dinyatakan NOT GUILTY. tapi tetap kena 4 tahun penjara dengan second degree murder. soalnya dia emang tetap membunuh, tapi mereka tetap puas banget, karena ga seumur hidup alias first degree murder.
Yang mau aku sampaikan disini adalah di America, maupun dimanapun kejadian seperti ini banyakkk bangettt, ini bukan pertama kali aku membaca mendengar atau menonton di televisi soal pelecehan seksual, apalagi disini dibuka abis-abisan dibahas critanya, dan dipanggil orang-orangnya untuk menceritakan di TV kejadiannya, pelecehan ini terjadi terutama pada anak-anak kecil sampai remaja, dari umur 3 tahun - 20 tahun, tapi sang anak selalu tidak berani berterus terang karena diancam ini itu, diancam seluruh keluarga akan dibunuh dan sebagainya.
Aku sendiri waktu di SMP, memiliki guru yang genit bgt, suka megangin anak-anak perempuan di sekolah, untungnya sang guru ga berani berbuat lebih, hanya berani memegang. tapi pada saat itu karena emang aku ga pernah dikasih tau orang tua, atau Indonesia mungkin memang tidak terlalu banyak kejadian yg bener2 diperlihatkan di media. jadi aku yah diam aja gitu, hanya cuman bisa lari, atau menghindar dari guru tersebut, nah ini dia letak kesalahannya.
Sebenernya I'm quite lucky walaupun orang tua ga pernah kasih tau kalo ada yg buat macem2, harus bilang, dsbgnya, untungnya sekelilingku ga ada yg berbuat lebih dari itu. padahal orang tua ga pernah menghimbau, ini dia yang bahaya.
Makanya aku pingin bgt nanti pas anakku uda mulai masuk sekolah, walaupun sekolah dasar, aku akan bilang kalau siapapun itu kalo emang berani melakukan pelecehan, walaupun itu guru kamu, atau orang lain, harus berani bilang sebelum berlanjut terus menerus. di TVpun dikasih tau, dari sejak sang anak umur 3 tahun udah harus dikasih tahu, siapapun ga boleh ada yg megang daerah private kita, walaupun itu guru kita. disini jg banyak kejadian guru ditangkap polisi, aduh sampe tahun 2008 gini masih ada aja di NEWS seremmm bgt deh.
Yah intinya sih aku cuman mau bilang, siapapun kamu yang membaca ini, kalau ada orang yang berani melecehkan kamu, mau itu pelecehan seksual, atau pemukulan2 oleh pasangan atau pacar, harus segera kasih tau ke orang terdekat, walaupun kamu diancam ini itu, ga usah takut, karena banyak bgt kejadian karena takut, atau ga ngerti karena terlalu kecil, dan orang tua ga pernah menghimbau ke si anak, jadi kejadiannya terus berlanjut. jadi memang sebaiknya untuk memberi tahu ke anak kita, adik kita, atau misalnya itu amit-amit menimpa diri sendiri langsung aja lapor ke polisi atau paling tidak lapor ke orang terdekat kita.
Jangan takut untuk melapor hal-hal seperti ini dan jangan lupa HARUS DAN PENTING UNTUK MENGHIMBAU adik, anak, dan orang-orang yang umurnya dibawah kita untuk selalu berani untuk berbicara ke orang terdekat kalau ada yang melakukan pelecehan seksual ataupun pemukulan kekerasan oleh pasangan.
DON'T SCARE of this type of animal-human or half animal-half human.
Embun Pagi
07:52:15 am . 21 Sep 2008
Syndication
2009-08-19 @ 03:24:18 pm
by dissertation
More & more people know that ...
2009-02-27 @ 07:04:20 pm
by penis size
More & more people know that ...
2009-02-27 @ 07:03:40 pm
by penis size
iya semoga Barrack Obama tidak mengecewakan ...
2008-11-12 @ 07:00:03 am
by embunpagi
Semoga barrack obama bisa mengatasi masalah ...
2008-11-12 @ 06:07:16 am
by yshe
kyknya penyerahan diri dan pengorbanan itu ...
2008-10-21 @ 06:31:29 am
by embunpagi
Cinta itu, penyerahan diri dan kepercayaan ...
2008-10-21 @ 05:59:17 am
by Papa Gifta
hehehe cyn, udah santai aja, nanti ...
2008-10-16 @ 09:39:03 am
by embunpagi
iiihhhh.. aku tetep takut kawin mbak.. eh ...
2008-10-16 @ 09:34:52 am
by cyn
Aaaaahhh.. mba bener banget.. jadi terharu ...
2008-10-16 @ 09:04:08 am
by cyn
wah cyn aku jg sering bgt ...
2008-10-09 @ 07:23:28 am
by embunpagi
tapi susah deh mbak kalo misalnya ...
2008-10-08 @ 02:30:48 am
by cyn
siap bos.. semoga hal2 buruk kaya ...
2008-09-26 @ 01:50:52 am
by cyn
kan blog ini aku feed ke ...
2008-09-26 @ 01:48:26 am
by cyn
masa sih kayak mamamu? bukannya kita ...
2008-09-10 @ 10:37:29 am
by embunpagi
ih lama kelamaan mbak jadi kaya ...
2008-09-10 @ 07:29:37 am
by cyn
heheh cyn, iya emang namanya hidup ...
2008-08-13 @ 08:52:18 am
by embunpagi
hihihi.. iya mbak.. aku juga kangen ...
2008-08-13 @ 07:31:12 am
by cyn
hi cyn...iya skrg aku blajar cuek ...
2008-07-29 @ 08:59:11 am
by embunpagi
bener banget mbak.. apalagi kalo ngomonginnya ...
2008-07-29 @ 03:35:13 am
by cyn